Jelang Pilkada, FKUB Kab. Kolaka Gelar Silaturrahim dan Dialog

Rio Tufail Ramadhan. SH 16-05-2018 (14:59:32) Berita 40 times

Kolaka (Inmas, Sultra) -- Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) menggelar silaturrahim dan dialog antar tokoh umat beragama se-Kab. Kolaka untuk mewujudkan suasana damai jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kab. Kolaka Tahun 2018, di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Kolaka.Rabu (16/05).
 
Membuka silaturrahim dan dialog, hadir Kepala Kantor Kemenag Kab. Kolaka, H. Abdul Aziz Baking didampingi Ketua FKUB Kab. Kolaka, H. Agus Ramadhan, Dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini mengingat kegiatan ini menjadi kebutuhan dalam menyikapi kondisi yang terjadi terutama menjelang Pilkada.
 
"Apresiasi saya kepada pengurus FKUB atas ide kegiatan ini karena kita menyadari keragaman masyarakat sehingga sangat diperlukan sikap tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan kedamaian menjelang pilkada Kab. Kolaka," ungkapnya mengawali sambutan.
 
Awal ramadhan besok (17/05) telah diputuskan oleh Menteri Agama RI, H. Lukman Saifuddin melalui sidang Isbat sebagai awal ibadah puasa umat islam diharapkan adanya saling toleransi, menghargai dan menghormati dari pemeluk agama lain sehingga kita dapat menjaga pelaksanaan ibadah yang damai dan tentram.
 
"Dalam kehidupan beragama saya minta kepada unsur FKUB dan tokoh agama untuk saling mengingatkan dalam menjaga toleransi seluruh umat beragama," tutur Aziz Baking.
 
Menghadapi tahun politik diharapkan kepada tokoh agama betul-betul mengambil peran di tengah masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dengan arif dan bijaksana dengan meningkatkan intensitas pertemuan antar umat beragama.
 
"Bertemu dan dialog yang intensitasnya sering dilakukan, bisa mengantisipasi segala bentuk gejala konflik yang akan timbul dalam menjaga kerukunan umat beragama berdasarkan pancasila," harapnya.
 
Di akhir sambutan dirinya menyampaikan, dalam rangka menyatukan visi, misi dan persepsi umat, pemuka agama wajib memberikan pembinaan dan bimbingan kepada masing-masing umatnya.
 
"Kemampuan finansial kita upayakan semaksimal dan seefektif mungkin dalam membina dan membimbing umat sehingga mampu menciptakan kondisi aman dan tentram," tutupnya. (AJ)
 

Berita lainnya