Halal Bihalal Momentum Melayani Umat dalam Bingkai Persatuan dan Persaudaraan

Rio Tufail Ramadhan. SH 12-07-2018 (09:01:33) Berita 14 times

Kendari (Inmas Sultra) --- Momentum Halal Bihalal yang dilaksanakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepentingan umat dalam bingkai persatuan dan kesatuan.

Pesan ini disampaikan Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Prov. SUltra, KH. Ryha Madi pada acara yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sultra. Rabu (11/7).

Halal Bihalal tidak sekedar dimanfaatkan sebagai serimoni tapi bagaimana ada upaya saling memaafkan demi kepentingan umat, untuk itu perlu persatuan dan kesatuan yang dicirikan dengan persaudaraan,”papar mantan ketua DPRD Sultra ini.

Jika dihubungkan dengan konsep Islam Nusantara, Halal Bihalal merupakan acara yang mengakomidasi kearifan lokal namun tidak bertenangan dengan syariat Islam dalam rangka menciptakan hubungan yang harmonis setelah melewati bulan Ramadhan.

Hubungan harmonis yang dimaksudkan pada dasarnya telah lama tercipta sejak jaman nabi Muhammad SAW dengan ciri yang sangat dikenal melalui persaudaraan kaum Anshor dan Muhajirin, begitu pula dengan konsep Islam nusantara yang masuk ke Indonesia dengan menghormati kearifal lokal dan agama yang ada sebelumnya.

“Perbedaan bukan untuk saling mencela tapi untuk saling mengenal, begitu pula dengan agama yang berfungsi mempersaudarakan dan mempersatukan tidak melihat perbedaan ras,”ungkapnya.
Dengan Menjaga ukhuwah semoga kita semakin kokoh, saling menghormati sesama dan mehargai perbedaan, pesan Ryha Madi.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Sultra, Dr. Abdul Kadir dalam sambutannya mengatakan kepada jajaran ASN Kemenag Sultra agar menyikapi makna laallkum tattakun yang dijanjikan Al Quran sebagai hasil berpuasa ramadhan dalam peningkatan pengabdian melayani umat.

Turut hadir kesempatan tersebut para Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Sultra dan pimpinan perbankan mitra Kemenag.
 

Berita lainnya