GPMKS Kirab Pemuda di Kolaka Dihadiri Seribu Lebih Jamaah

Rio Tufail Ramadhan. SH 04-12-2017 (08:45:15) Berita 215 times

Kolaka, -- Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) "Untuk Persatuan Indonesia" yang digelar serangkaian Kirab Pemuda Tahun 2017 di Titik Singgah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Kolaka, Rabu (22/11), di Gedung Islamic Centre Kolaka, berlangsung khidmad.
 

Kegiatan yang dihadiri Asisten Deputi Kapasitas Pemuda Kemenpora DR. Alman Hudri, bersama Peserta Inti Kirab Pemuda utusan dari seluruh Provinsi di Indonesia tersebut, melibatkan sekitar Seribuan lebih jamaah, meliputi para Pemuka Agama bersama 900 peserta yang terdiri dari unsur perwakilan pemuda dari semua Agama di Kolaka, termasuk ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka, MA Pondok Pesantren (PonPes) Al Mawaddah WaRrahmah serta para santri dari sejumlah Pondok Tahfidz Al Quran (Hafal Al Quran).

 

Hadir pula dalam kesempatan itu, Asisten I Setda Kolaka, Muhammad Bakri, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Kolaka Hasbir Jaya Razak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka Abdul Aziz Baking, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Agus Ramadhan bersama seluruh Tokoh Agama, serta sejumlah Muballigh di Kabupaten Kolaka.

 

Asisten Deputi Kapasitas Pemuda Kemenpora Alman Hudri mengatakan kegiatan pemuda membaca kitab suci untuk meningkatkan nilai-nilai agama.

Menurutnya hal itu harus dijadikan implementasi di tengah masyarakat dengan jiwa toleransi antar-umat beragama apalagi dilakukan oleh pemuda. “Dengan kesadaran pemuda bisa mengimplementasikan apa yang terkandung di dalam masing-masing kitab suci,” kata Alman.

 

Asisten I Setda Kolaka yang mewakili Bupati, Muhammad Bakri di Kolaka, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian di mana Kabupaten Kolaka menjadi salah satu titik singgah kirab Pemuda Nusantara di Sulawesi Tenggara.
 

“Kita salut dan memberikan apresiasi tinggi kepada Kemenpora yang menjadikan Kolaka sebagai salah satu titik singgah kirab pemuda,” katanya.

Menurutnya gerakan pemuda membaca kitab suci bertujuan mempererat tali silaturahmi antar-umat beragama sehingga jiwa toleransi bisa dijunjung tinggi.

 

Pada sesi pembacaan Kitab Suci yang dipandu oleh masing-masing Pemuka Agama dan Tokoh Pemuda perwakilan Agama, dilakukan secara berurtan, mulai dari Agama Buddha, Hindu, Kristen Protestan, Katholik dan Islam.

 

Usai pembacaan Kitab Suci, dilakukan pembacaan Deklarasi Damai Pemuda Lintas Agama yang dibacakan para pemuda perwakilan dari semua agama, dan selanjutnya penandatanganan Deklarasi oleh para pemuka agama, para pemuda perwakilan dari semua agama, serta unsur pemerintah meliputi unsur Kemenpora, Pemerintah Kabupaten Kolaka, KadisPora, Kepala Kantor Kementerian Agama dan Ketua FKUB Kolaka.

 

Panitia daerah GPMKS Kabupaten Kolaka, Syaifuddin Mustaming, usai kegiatan menjelaskan, subtansi dari bacaan Kitab Suci adalah terkait nilai-nilai kebajikan, persatuan dan persaudaraan yang pada hakekatnya menjadi anjuran semua agama.

 

“Tujuan GPMKS adalah untuk meningkatkan minat membaca Kitab Suci, meningkatkan nilai-nilai Keagamaan serta meningkatkan toleransi antar umat beragama,” jelas Pudo, sapaan akrab Syaifuddin Mustaming.

Berita lainnya