Dua Calhaj Sultra Terbang Bersama Kloter 30 Makassar

Rahmad. S.Pd., M.Pd 10-08-2018 (16:52:22) Berita 43 times
Makassar (Inmas Sultra) ---Usai Shalat Jumat dua calon haji (Calhaj) asal Sultra yang ditunda keberangkatannya akhirnya diberangkatkan Bersama Kloter 30 asal Makassar Sulsel. Dua orang calhaj tersebuat 1 orang berasal dari Konawe Selatan Makmur bin Muslim dari kloter 22 dan 1 tim pemandu haji daerah dari kloter 23. Kedua jamaah ini bisa diberangkatkan ke Tanah Suci setelah dinyatakan like terbang oleh pihak dokter KKP Klinik Embarkasi Makassar.

Makmur sendiri sudah melakukan transfusi darah sebanyak empat kantong selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Wahidin.

Makmur yang ditemui beberapa saat yang lalu di ruang perawatan rumkit Wahidin sangat berharap bisa segera diberangkatkan ke Arab Saudi. Akhirnya, hari ini harapannya sudah terwujud.

"Setelah dilakukan perawatan di rumkit Wahidin akhirnya Makmur Bin Muslim bisa tersenyum bahagia di samping yang bersangkutan dinyatakan laik terbang juga bisa kembali menghirup udara segar di Asrama haji Sudiang dan insya Allah berangkat ke Jeddah Arab Saudi bersama dengan Kloter 30 asal Sulsel asal Kab. Bulukumba 413, dan 2 orang calhaj asal Sultra, serta 40 orang asal Kota Makassar Jumat sore pukul 18.00" Ujar Arfan staf humas Kanwil Kemenag Sulsel. 

Adapun satu calhaj yang jadi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dari kloter 23 juga berangkat ke Arab Saudi bersamaan dengan kloter 30 asal Sulsel tanggal Jumat sore 10 Agustus 2018, pukul 18.00 wita. Kepastiam keberangkatan TPHD asal Sultra yang enggan dipublis ini setelah dinyatakan vaksin miningitis yang bersangkutan telah dinyatakan laik terbang 9 Agustus 2018.

Adapun calhaj yang dibatalkan pemberangkatannya adalah Aminah Muhammad Amin (40) asal Bombana kloter 21. Ia diketahui hamil saat pemeriksaan kesehatan di embarkasi. Selain dia, ada Wa Junaa La Tara binti La Tarameha Owe (53) asal Wakatobi yang meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin Makassar. Sementara suami Wa Junaa, La Moni La Kolu juga dinyatakan batal berangkat. Ada juga satu calhaj asal Kolaka Utara yang batal karena kena stroke sebelum diberangkatkan ke embarkasi Makassar.

Hal yang sama disampaikan pula Syamsul Usman dan Daryodi, selaku PPIH Provinsi Sultra dan Kanwil Kemenag Sultra menyampaikan bahwa dua orang calhaj asal Sultra tersebut, dipastikan telah terbang Jumat sore 10 Agustus 2018 pukul 18.00

Berita lainnya