BIRO HDI Bersama Magnitude Consultan Gelar Workshop Finalisasi Penyusunan SOP, DIP, dan DIK TAHAP II

Rahmad. S.Pd., M.Pd 09-12-2017 (08:56:01) Berita 242 times
Jakarta (Inmas Sultra) --Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Kemenag RI, menggelar Workshop penyusunan SOP Informasi Publik, Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang dikecualikan (DIK) Tahap II. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Biro HDI, Dr. H. Mastuki, M. Ag.
 
"Ada 3 tantangan yang kita hadapi terkait dengan pengelolaan infornasi layanan public, yang pertama berkembangnya sistem informasi, yang kedua akses informasi masyarakat semakin bebas, dan yang ketiga kecepatan kita memberikan informasi kepada publik". Menurut Mastuki ketiga tantangan ini saling bersinergi satu sama lain.
 
Selain itu, Pak Karo HDI di ruang rapat Sekjen juga menjelaskan bahwa Sebagai ASN yang diberikan mandat untuk melaksanakan kehumasan, harus peka terhadap dinamika perkembangan informasi yang sangat pesat saat ini. Hal ini juga berdampak terhadap santernya isu-isu yang beririsan dengan tugas pokok dan fungsi Kementerian Agama," kata Mastuki saat membuka kegiatan.
 
Mastuki berharap agar insan humas mampu memberikan jawaban atas persoalan sebelum diminta dan bukan menjadi fungsi pemadam kebakaran semata.
 
Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh Tim dari Magnitude Consultant suatu perusahaan konsultan komunikasi yang memberikan pendampingan kepada Badan Publik untuk menerapkan Keterbukaan Informasi Publik dan menyusun Strategi Komunikasi Instansi Pemerintah maupun Perusahaan. 
 
Keterbukaan Informasi Publik yang didasarkan pada Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 tahun 2010 tentang pelaksanaan Undang-undang 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta Peraturan Komisi Informasi, telah mendorong lahirnya Keputusan Menteri Agama nomor 200 Tahun 2012 tentang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Agama, yang saat ini sedang akan direvisi dan sudah menjadi draft Keputusan Menteri Agama. 
 
Dalam paparannya Magnitude Consultant menyampaikan bahwa informasi publik yang sudah terkumpul saat ini berjumlah 795 informasi dengan kategori informasi publik sebanyak 783 (98%) dan 12 (2%) informasi yang dikecualikan. 
 
Workshop diikuti oleh 46 PPID pada Kanwil Kementerian Agama, UIN, dan PPID pada unit eselon I pada Kementerian Agama. Fokus bahasan pada workshop tahap II ini adalah finalisasi penyusunan SOP Informasi Publik, Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK). 
 
Kasubbag Inmas Kemenag Sultra, Rahmad yang ikut dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Biro HDI yang telah menggelar workshop ini dan diharapkan ke depan biro HDI melaksanakan kegiatan ini di awal tahun anggaran sehingga hasil dari work shop ini bisa langsung dilaksanakan pada tahun berjalan. Realisasi dari kegiatan ini semoga mempercepat lahirnya KMA dan PMA terkait PPID(Rhd).
 

Berita lainnya