Bidang PHU Gelar Pemsos PPIU dan PIHK pada Kemenag Kota Baubau

Rahmad. S.Pd., M.Pd 16-04-2018 (16:54:16) Berita 208 times
Kabid PHU saat menyampaikan pembinaan dan sosialisasi PPIU dan PIHK pada Kemenag Kota Baubau

Baubau (Inmas Sultra) --- Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah (kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Pembinaan & Sosialisasi (Pemsos) Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus (PIHK) di aula Kemenag Kota Baubau. Senin (16/04/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh Kasi dan JFU Penyelenggara haji dan Umrah Kota Baubau, Buton, Buteng, Busel Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Se-Kota Baubau, Penyuluh Agama Islam se-Kota Baubau, dan Pengurus Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) se-Kota Baubau.

Kabid PHU Kanwil Kemenag Sultra Ir. La Maidu, M. Pd. yang didampingi kepala Seksi PHU Kota Baubau Drs. H. Abdul Latif, mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diprioritaskan dilaksanakan di Kota Baubau karena Kota Baubau merupakan Kota Kedua setelah Kota Kendari yang mempunyai penyelenggaraan ibadah umrah sangat besar dan berpotensi bermasalah.

"Kota Baubau berpotensi adanya jamaah umrah bermasalah karena jamaahnya cukup banyak. Karena adanya masalah yang sangat urgen berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah umrah di Kota Baubau yang sangat besar jumlahnya tentu hal ini dapat menimbulkan kegelisahan di kalangan umat. Apalagi di Kota Baubau ada kegiatan operasional penyelenggara Umrah yang dianggap illegal, karena tidak ada kantor cabang dan tidak mempunyai kantor pusat." Ungkapnya.

Selanjutnya, di akhir sosialisasi La Maidu yang juga mantan kepala kemenag Muna menyampaikan harapannya kepada para kepala Seksi penyelenggara Haji dan umrah agar bisa mensosialisasikan mengenai pemilihan travel dan adanya penyelenggara umrah yang sering bermasalah.

"Diharapkan kepada kasi PHU Kabupaten/Kota agar menyampaikan pada masyarakat terutama pada saat pelaksanaan Khutbah Jum’at agar menyampaikan kepada masyarakat supaya berhati-hati memakai paket ibadah umrah, dan kepada Kepala KUA yang sebagai ASN yang paling dekat bersentuhan dengan masyarakat apabila ada pelaksanaan pernikahan agar disisipkan tentang pesan moral untuk memilih travel yang mempunyai izin." Pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pembinaan Haji dan Umrah dan fungsional Perencana Bidang PHU Kanwil Kemenag Prov. Sulawesi Tenggara Dra. Hj. Yuni Susilowati, M.A. (dsn)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/share/clipdata_180416_165650_053.sdoc-->

Berita lainnya